Ini Tips yang bisa kita lakukan
saat banjir - Musim hujan telah
dimulai di Desember lalu, bahkan beberapa daerah di Indonesia sudah memulainya
terlebih dahulu. Memasuki pertengahan Desember cuaca extreme mulai melanda
beberapa daerah yang mengakibatkan hujan angin, petir, badai sehingga banyak
pohon tumbang, tanah longsor dan banjir.
Aku
sendiri pernah mengalami banjir saat dulu awal-awal tinggal di Bali. Banjir
yang terjadi di pemukiman tempat tinggalku memang sedikit lebih rendah dan
sungai dekat rumah juga tersumbat dengan banyak sampah karena banyaknya limbah
rumah tangga yang dibuang di sana.
Selepas
banjir terjadi, setiap kali mendengarkan suara hujan lebat langsung gelisah dan
tidak bisa tidur. Padahal, rumah kostku lumayan tinggi dari jalan sekitar 50cm
akan tetapi air masih bisa masuk dalam ketinggian sampai lebih 50cm juga. Sudahlah
aku ga tidur sepanjang malam, masih capek beberes saat air surut yang asli
capek banget dan aku pun harus tetap ngantor.
Jadi,
sahabatku yang terkena dampak banjir, dari hati yang terdalam aku berdoa semoga
kalian senantiasa sehat dan sabar. Please stay safe!
Berikut Tips yang mungkin bisa
membantu jika ada banjir:
- Pantau terus keadaan sekitar
- Pantau berita dan prakiraan cuaca dari radio atau TV atau media lainnya untuk mengetahui keadaan cuaca saat itu
Jangan berkendara kecuali memang
harus, dan jika harus berkendara make sure beberapa hal ini:
- Pastikan kendaraan memiliki bahan bakar yang cukup
- Ikuti rute yang dianjurkan, jangan melihat-lihat.
- Hindari daerah bencana, kaerna kehadiran kita bisa jadi malah menghambat proses rescue
- Perhatikan jalan-jalan yang tersapu, tanah longsor, pohon tumbang dan kabel-kabel listrik
- Berhati-hatilah terutama di malam hari, ketika sulit mengenali bahaya banjir
- Jika kendaraan macet, tinggalkan saja
- Jika air naik di sekitar mobil, segera tinggalkan mobil dan naik ke tempat yang lebih tinggi.
- Jangan pernah berkendara pada jalan raya yang banjir dan jangan biarkan diri kita tenggelam.
Lantas
bagaiamana kalau kita tidak berkendara, tahu-tahu air naik?
Berikut Tips yang bisa kita lakukan:
- Tidak panic. Pastikan aliran listrik, air dan gas mati
- Jika masih ada waktu, naikkan barang-barang prioritas ke tempat aman yang lebih tinggi begitupun kita.
- Bergerak cepat selamatkan diri bukan barang-barang
- Pergi ke tempat yang amana sebelum akses terputus oleh air
- Jika harus pergi, jangan pergi terpisah (dalam kendaraan yang terpisah dalam satu keluarga)
- Jika ada yang mengarahkan ke satu lokasi aman, ikuti.
- Jangan berenang melalui air yang mengalir
- Jika air mengalir di atas pergelangan kaki, berhenti dan berbalik ke arah lain
- Jika bergerak dengan cepat dengan kedalaman air lebih dari 30 cm bisa membuat kita jatuh
- Jangan biarkan anak-anak bermain di air yang tinggi, saluran air, anak sungai apalagi sungai.
Oh
iya, baru-baru ini BMKG juga menghimbau
agar kita mau mempercayai himbauan BMKG atas cuaca extreme yang ada di wilayah
kita. Dengan himbauan tersebut diharapkan kita ada preparation jika misal
akan ada banjir seperti membereskan rumah, menyiapkan diri untuk mencari tempat
yang aman.
Kalau
bisa sekarang install applikasi BMKG di smart phone kita agar kita selalu
mendapatkan update prakiraan cuaca dari BMKG setiap saat.
Semoga
bencana banjir yang terjadi tahun ini tidak lagi terulang di tahun mendatang,
serta semoga saudara-saudara yang kehilangan secepatnya mendapatkan ganti yang
lebih baik.
Please
stay safe!


Saya pernah merasakan rumah kebanjiran ... meski cuma sehari tapi terasa susah sekali ..listrik mati.. air kering.. pokoknya sengsara..apalagi sampai berhari-hari
ReplyDeleteIya, memang begitu.
DeleteSkala banjir yang pernah saya alami ga sampai begitu gawat namun tetap menimbulkan kekhawatiran setiap dengar hujan deras
Aku dan keluarga tinggal di Jagakarsa, alhamdulillaah ga kebanjiran dan in sya Allah maunya aman terus aamiin. Iya ya musibah ini bergulir terus belum berhenti karena hujan turun masih berkelanjutan. Mungkin sampai imlek ya hehehe. Ada teman yang meninggal gara2 kesentrum pas kebanjiran, sedihnya Ya Allah :(
ReplyDeleteMenurut BMKG cuaca extreme sampai tanggal 9 - 10 January namun, curah hujan seperti ini puncaknya pada imlek.
DeleteTipsnya bermanfaat nih untuk bulan2 ini yang masih ada banjir susulan.😄😄
ReplyDeleteDan saya bersyukur tempat saya bebas banjir tetapi ada sebagian yang terkena banjir semoga musibah banjir segera berakhir dan warga bisa beraktifitas seperti sedia kala.😄😄
Jangan ada banjir susulan dong....
DeleteMeskipun belum pernah merasakan banjir, dan jangan sampai deh. Namun saya rasa tips ini bermanfaat sekali, semoga yang terkena musibah banjir segera selesai dan diberikan kelapangan hati ya plus sehat selalu, aamiin.
ReplyDeleteAamiin, YaRabbalalaamin.
DeleteSemoga Jakarta segera pulih.
tq for sharing this
ReplyDeleteYou almost welcome.
DeleteSering banjir dulu waktu tinggal di sulawesi. Yang terakhir pas tahun 2014 di Manado, H+1 setelah ibu saya dikuburkan, manado banjir besar dan rumah kami lantai bawa kerendam air. Sedih banget ingetnya
ReplyDeleteBener, Mbak...
Deletebencana apapun menyisahkan sedih ya..
Kayaknya hampir semuanya pernah ngalamin kebanjiran ya. Aku juga pernah kebanjiran rumahnya. Langsung aku naikin barang² ke atas meja. Tapi takut juga kalo nanti air naik diatas meja gimana. Alhamdulillah ternyata air surut.😁😄
ReplyDeletekalau air syurut dengan cepat pasti daerahnya banyak serapan ya...
DeleteBukan banyak serapan tapi karena tanahnya agak tinggi kak. Disini kalo kemarau susah airnya, tapi kalo hujan lebat banjir.😂
DeleteHahahaha, ibarat buah simalakama ini...
Deletekek Mamaku kalau panas minta hujan kalau hujan minta panas, hahaha
Oh ya, cara follow blog ini gimana ya, kok tidak ada tombolnya?
ReplyDeleteOh iya, ada pada Hanila Corner Fellas di bawah about Me.
DeletePas ganti theme beberapa bulan lalu lupa aktifkan.
Oh pantes tak ada.😄
DeleteHahaha, iya...
Deletetapi sekarang dah kuaktifkan.
Informasi bagus nih
ReplyDeleteHarus banyak dishare agar semakin banyak yang paham menghadapi banjir
Iya, Mbak....
DeleteThank you..
Mantap tips nya mbak, biar lebih siap buat ngadapin banjir.
ReplyDeleteTapi semoga ke depannya nggak kejadian lagi banjir-banjir seperti sekarang ini.
Aamiin, semoga ya....
DeleteDaripada saling menyalahkan memang lebih baik segera take action ya. Banjir bukan keinginan semua orang. Tapi jika terjadi menimpa kita, kalau sudah punya persiapan, kita bisa lebih cepat berusaha mengevakuasi diri dan lainnya...
ReplyDeleteTrue, Mbak.
DeleteSudahlah saudara kita kena bencana malah ribut bukannya menenangkan.
Hal-hal yang ngga kepikiran sebelumnya akhirnya kepikiran juga dari artikel ini, terimakasih ya kak sudah berbagi tips:)
ReplyDeleteSama-sama, semoga bermanfaat.
Deleteprepare dan selalu waspada itu memang penting, karena bencana alam tidak bisa kita cegah. terima kasih tips nya sangat membantu 🙏
ReplyDeleteBenar, Mbak..
DeleteSama-sama. Semoga bermanfaat.
Kalau lihat banjir Jakarta tuh jadi keingat zaman tinggal di Makassar, sering banget kebanjiran. Yang bisa dilakukan yaa hanya diam di rumah. Bersyukurnya karena banjirnya gak cokelat banget dan berarus deras kayak di Jakarta. Lihat di Jakarta kemarin tuh parah banget ya :( Ada yang sampai atap gitu banjirnya, jadi emang harus ngungsi..
ReplyDeleteBener, Mbak...asli sedih banget dengan yang kita lihat di Jakarta.
DeleteSemoga mereka senantiasa diberikan kesehatan ya..
Kalo aku paling serem itu kalo lewat area banjir itu ngeri ada aliran listrik mba. Plus serem entah ada ular atau biawak yang mungkin terbawa arus. Semoga banjir jabodetabek ini cepat surut dan pemerintah bisa lebih sigap lagi untuk menangani banjir.
ReplyDeleteBener, Mbak..ngeri banget.
DeleteApalagi pas itu ada yang share video di dalam air ada ular besar.
Langsung dalam hati aku berdoa semoga mereka semua yang terdampak banjir diberikan ALLAH kesehatan dan keselamatan.
Mantapps tips nya nih kaka... aku yg pernah ngerasain kebanjiran kadang suka kelimpungan sendiri, gak tenang😄
ReplyDeleteSama-sama, makasih.
DeleteSemoga ga ada banjir lagi ya setelah ini kalau pun ada jgn seperti sekarang.
Pernah sih mengalami banjir di awal pindah rumah. Kebetulan rumah yang sekarang dekat dengan sungai. Tapi alhamdulillah air nggak sampai masuk rumah. Semoga tahun-tahun yang akan datang, tidak terjadi lagi banjir seperti sekarang. Aamiin. Oiya, boleh tuh saran untuk pasang aplikasi BMKG biar kita bisa update berita. Thx mbak ^^
ReplyDeleteYes, BMKG selalu kasih peringatan kok kalau ada cuaca extreme dan notif pasti masuk sehingga kita aware.
DeleteYa Allah sekarang banyak musibah ya, mbak. Semoga kita selalu dalam lindungan-Nya.
ReplyDeleteIya, bener...semoga kita semua senantiasa dalam lindungan ALLAH SWT ya..
DeleteBener ka, serem juga soalnya skrg udah mulai musim ujan jadi harus siaga ya sblm terjadi bencana
ReplyDeleteIya...semoga saudara-sadauara kita di pemukiman rawan banjir selalu siaga dan diberikan keselamatan ya...
DeleteTidak panik dan memastikan aliran listrik terputus adalah kunci ya mbak
ReplyDeletekadang petaka muncul dari sini
Iya, Mas....ini itu wajib banget apalagi kalau stop kontak kita banyak yang rendah. atau di taruh di bawah gitu..
Deletesemoga gak akan ada banjir tinggi lagi ya, semoga aman dan sehat selalu.. amin :D
ReplyDeleteAamiin, aamiin...semoga semua aman-aman saja.
Deletegara - gara baca artikel ini, aku jadi pengen buru-buru segera install applikasi BMKG dan info ke suama temen - temen ku juga.
ReplyDeleteIya, Mas....biar bisa pantau terus forecast dan kemungkinan-kemungkinan yang bakal terjadi akibat cuaca extreme.
DeleteSemoga kita semua selalu dalam lindungan Allah ya.
ReplyDeleteNggak pernah punya pengalaman banjir parah sih, pernahnya banjir sebetis doang.
Dulu sekitar belasan tahun lalu di Surabaya, tiap hujan baik bentar atau deras pasti banjir, kos-kosan kami juga banjir, untung kamar saya di lantai atas.
Senang rasanya melihat Surabaya sekarang nggak pernah lagi banjir kayak dulu, kalaupun banjir, cepat banget surutnya :)