Aku sering banget sharing
pengalamanku masa remaja yang dibully oleh orang-orang terdekatku dan
menyedihkannya, Bundaku yang aku percaya menjadi pelindungku ternyata tidak bisa
memberikan perlindungan karena beliaupun mendapatkan tekanan yang lebih kenceng
dibandingkan apa yang aku dapatkan. Akhirnya? Ya, aku mencari cara bagaimana
mengatasi hal tersebut.
Latar belakang bullying tersebut
mungkin untuk memberikan aku motivasi atau dorongan akan tetapi, pada akhirnya
yang mereka lakukan hanya memberikanku tekanan sampai aku hampir buhun diri
beberapa kali.
Berbekal pengalamanku di masa
itu, aku pun tidak mudah terbawa arus “ikut-ikut” yang sangat fenomenal di
negara kita ini. Karakter masyarakat kita itu memang ikut-ikutan. Satu bilang A
maka yang lain ngeroyok bilang A juga. Begitu pula dengan bullyingnya. Satu
ngebully si A eh ada A – Z sampai turunannya ikut ngebully dengan berbagai
dalih dan latar belakang.